Next.js
Apa itu Next.js?

Apa itu Next.js? 🤔

Kalau React adalah "Mesin", maka Next.js adalah "Mobil Mewah Siap Pakai". 🏎️

React itu sebenernya cuma Library UI. Tugas dia cuma ngurusin tampilan. Kalau lo mau bikin website beneran pake React biasa (Vite), lo harus rakit sendiri fitur-fitur lain kayak:

  • Routing (Pindah halaman).
  • Optimasi SEO (Biar muncul di Google).
  • Optimasi Gambar.
  • Backend API.

Next.js datang sebagai Full Stack Framework. Semua fitur di atas udah dipasangin dari pabrik. Lo tinggal gas.


Masalah di React Biasa (Vite/CRA) 😫

React biasa menggunakan sistem Client-Side Rendering (CSR).

  1. Browser download halaman kosong putih dulu.
  2. Baru download JavaScript React yang gede.
  3. Baru kontennya muncul.

Akibatnya:

  • SEO Buruk: Robot Google ngeliat halaman lo kosong pas pertama kali mampir.
  • Loading Awal Berat: User harus nunggu JS kelar di-download baru bisa liat sesuatu.

Solusi Next.js (Framework Sultan) 😎

Next.js bisa melakukan Server-Side Rendering (SSR).

  1. Halaman dirakit (dimasak) dulu di Server.
  2. Dikirim ke browser dalam bentuk HTML mateng.
  3. User langsung liat konten! (Gak pake layar putih).
  4. Robot Google seneng, website lo gampang naik ranking.

Perbandingan Fitur

FiturReact Biasa (Vite)Next.js
RenderingClient Side (Browser yang kerja)Server Side (Server yang kerja)
RoutingInstall react-router-dom duluOtomatis (Pake Folder)
SEOSusah dideteksi GoogleGoogle Friendly banget
BackendGak punyaPunya API Routes sendiri
GambarTag <img> biasaKomponen <Image /> (Auto compress)
🚀

Kesimpulan: Pake React biasa itu ibarat lo beli bahan masakan, harus masak sendiri. Pake Next.js itu ibarat lo pesen makanan di restoran, dateng udah mateng tinggal makan.